Cara Space division memperbaiki sistem
crossbar
·
Pada crossbar jika terdapat jumlah pelanggan
yang banyak maka hal ini kurang efisien karena terlalu banyak dalam penggunaan croosspoint
·
Maka dari itu jalur2 crossponit pada
crossbar di kelompokkan dengan cara multiplexing atau demultiplexing. Hal ini
disebut dengan system SDS
·
Jadi jalur inputnya adalah multiplexing
maka elemen elemen data di dalam sebuah jalur input harus diswitch ke beberapa
jalur output yang berbeda. Dalam kasus ini sebuah controller diperlukan, dengan
Teknik multistage ceossbar, jalur jalur input dan output switch dipecah pecah
menjadi beberapa kelompok. Tiap tiap kelompok pada gilirannya akan disambungkan
secara internal oleh sebuah crossbar. demikian crossbar crossbar tersebut akan
membentuk sebuah crossbar yang besar(crossbar besar ini di sebut hasil
pengelompokkan space). Crossbar yang lebih kecil membentuk tahapan (stage) yang
lebih rendah, sedangkan crossbar yang lebih besar membentuk tahapan yang lebih
tinggi (seperti gambar dibawah bahwa setiap blok didalamnya
ada sekumpulan crosspoint)
·
setelah mengelompokkan croos point menjadi
blok multiplexing / demultiplexing (blok ruang) lalu diberikan identitas ruang
(alamat).
·
Sehingga dalam perencanaan circuit dengan
jumlah client yang banyak akan lebih efisien.
Keterangan
tambahan : pada rangkainnya sinyal input yang masuk biasanya sebelum
masuk/keluar ke blok multiplexing/demultiplexing terdapat proses PCM atau DAC.
-Modulasi
PCM digunakan untuk memberikan identitas pada blok dan data input itu bisa
ditransmisikan lebih jauh.
-modulasi
DAC digunakan untuk menembalikan data digital menjadi analog sehingga suara
dapat di terima oleh recever.
https://www.tutorialspoint.com/telecommunication_switching_systems_and_networks/telecommunication_switching_systems_and_networks_switching_systems.htm
Comments
Post a Comment